Alasan Mengapa Youtube Gaming Kurang Diminati

Sekarang ini melihat video di internet baik lewat handphone atau computer/netbook menjadi hal yang demikian digemari. Bahkan juga sebagian orang kemungkinan aktivitas yang umum kita sebutkan dengan streaming ini menjadi keperluan karena banyak influencer yang dituruti. Isinya pun demikian banyak, dimulai dari sebatas vlog, musik, situs seri sampai video game. Tentu saja YouTube jadi basis mainstream yang dipakai banyak pemakai handphone atau computer/netbook untuk melihat video di internet.

Sama seperti yang kita ketahui di tahun 2015 lalu, perkembangan basis untuk nikmati live stream video game demikian cepat. Dimulai dari Twitch yang terkenal secara global diikuti dengan beberapa service live stream video game lokal yang mulai tampil, sebutlah saja NimoTv, CubeTv, Gamely sampai Facebook yang memasuki ke service live stream video game.

Bicara mengenai YouTube, apa kamu masih ingat jika basis garapan Google ini pernah melaunching sebuah basis untuk streaming langsung video game seperti Twitch atau beberapa service lokal yang lain. Sayang service gaming streaming langsung namanya Gaming YouTube ini tidak tahan lama, lebih kurang tiga tahun sempat pernah berjalan pada akhirnya YouTube memilih untuk menutupnya pada 2018 lalu. Tetapi usainya service Gaming YouTube itu tidak usai dengan dihilangkannya service itu, tetapi di merger dengan service YouTube intinya.

Lalu apa service Gaming YouTube ini tidak berhasil ? sampai usai dengan raibnya service itu di keberadaan service live stream video game terkenal sekarang ini. Nah, kesempatan ini kita akan mengulas beberapa bukti dibalik ketidakberhasilan Gaming YouTube sampai usai dengan raibnya service itu. Baca secara lengkap di bawah ini.

Sejarah Singkat

Sudah pasti YouTube tidak ingin kalah start manfaatkan momen itu di tahun 2015 lalu. Mengeluarkan sebuah program standalone namanya Gaming YouTube, service ini secara terpisah diperuntukkan untuk pemakainya yang suka menyaksikan video live stream mengenai video game. Sepintas penampilannya juga tidak begitu berlainan dengan service khusus YouTube, namun atmosfer lebih gelap dengan topik dark-nya lebih menempel pada Gaming YouTube.

Baca Juga : Alasan Mengapa Youtube Gaming Kurang Diminati

Dapat dijangkau lewat program handphone atau browser di computer/netbook pemakai tinggal pilih game apa yang akan dilihat selanjutnya daftar live stream akan tampil. Dapat disebut feature ini tetap sama dengan service sama yang dijajakan basis yang lain.

Lalu, apa Gaming YouTube sukses bertanding dengan pesaing yang lain ? Dikutip dari Engadget, berdasar laporan analitik Newzoo di tahun 2018 secara statistik Twitch sukses merengkuh 64.000 pemakai dalam jumlah content yang dilihat seputar 1,9 juta jam. Sementara Gaming YouTube cuman mendapatkan 22.000 pemakai dalam jumlah content yang dilihat cuman seputar 460.000 jam.

Walau tiga tahun terhitung saat yang tidak demikian sesaat, kenyataannya YouTube memilih untuk hentikan service Gaming-nya dengan cara merger dengan program intinya persisnya di bulan September 2018.

Momennya Sudah Pas Tetapi Tidak Tepat Sasaran

Itu pengakuan yang pas untuk Gaming YouTube. Sesungguhnya mereka sukses manfaatkan momen yang pas, sayang tidak pas target. Sama seperti yang kita kenali, orang lebih mengenal YouTube sebagai basis untuk melihat bermacam jenis video, dimulai dari sebatas panduan make-up, music video sampai video game sekalinya. Dari situlah pemakainya telah terlatih memakai program khusus YouTube untuk melihat. Entahlah apa yang dilaksanakan YouTube dengan mengeluarkan program terpisah Gaming YouTube, hal itu harus mengubah rutinitas yang telah menempel pada pemakainya. Simpelnya dengan program khusus YouTube saja dapat melihat video berbentuk video game sekalinya bahkan juga streaming langsung mengapa harus ada Gaming YouTube ?

Tahta Twitch sebagai basis live stream video game kelihatannya masih susah untuk diruntuhkan, bahkan juga raksasa seperti YouTube belum sekalipun dapat geser di bidang video game. Tidak cuma hanya itu, timbulnya basis sama terutamanya di Indonesia seperti Gamely, Nimotv, Cubetv, Omlet Arcade dengan promo besar pada beberapa konten creator-nya sukses membuat Gaming YouTube menurun ingat creator-nya tidak demikian banyak dan terkenal.